logo
Admin Okt. 15, 2025, 3:17 p.m Kerjasama

Bappeda NTB dan Universitas Hamzanwadi Jajaki Kolaborasi untuk Percepatan Program Desa Berdaya

SELONG – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengunjungi Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Hamzanwadi pada Rabu (15/10/2025) untuk menjajaki kerja sama dalam pelaksanaan program Desa Berdaya, inisiatif unggulan Pemprov NTB guna mengentaskan kemiskinan ekstrem di 31 desa di Lombok Timur. Kunjungan ini diterima oleh Direktur DPPM, Dr. Shahibul Ahyan, M.Pd., bersama tim, Pusat Kerjasama, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Muhamad Ali, M.Si., menandai langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam pembangunan berbasis desa.

Dalam sambutannya, Dr. Shahibul Ahyan menyatakan kesiapan Universitas Hamzanwadi menjadi mitra strategis Pemprov NTB, mengingat kampus telah lama menjalankan program pengabdian berkelanjutan seperti KKN Bina Desa yang menunjukkan dampak nyata di lapangan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menciptakan solusi berkelanjutan bagi masyarakat. Sementara itu, Ibu Maulida dari Divisi Program Kemitraan Bappeda NTB menjelaskan bahwa Desa Berdaya dibangun di atas lima prinsip: transformative, inovasi, graduasi, kolaborasi, dan orkestrasi sumber daya lokal—dengan digitalisasi desa sebagai salah satu pilar utamanya.

Perwakilan Bappeda lainnya, Bapak Ridho, menambahkan bahwa Sistem Informasi Desa (SID) akan menjadi fondasi data untuk mendukung program pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial. Ia menegaskan bahwa target strategis Pemprov NTB seperti “Hapus Kemiskinan” dan “Pariwisata Mendunia” hanya dapat tercapai melalui keterlibatan aktif seluruh stakeholder, termasuk perguruan tinggi. Senada dengannya, Wakil Direktur DPPM, Prof. Dr. Khirjan Nahdi, mengusulkan pendekatan Triangle Activity—integrasi pengajaran, penelitian, dan pengabdian—sebagai model ideal agar peran universitas benar-benar memberikan solusi konkret terhadap tantangan sosial di desa-desa sasaran.