logo
Admin Nov. 19, 2025, 9:43 p.m Kerjasama

DLHK Lombok Timur Dorong Kerja Sama dengan DPPM dalam Penguatan Mainstreaming Adiwiyata di Sekolah

Lombok Timur, 18 November 2025 — Bidang Pengembangan Kapasitas, Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Lombok Timur menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Mainstreaming Adiwiyata dalam Kurikulum Sekolah sebagai langkah memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi, khususnya DPPM, dalam pengembangan sekolah berwawasan lingkungan. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum. sebagai narasumber.

DLHK menegaskan komitmennya sebagai leading sector dalam pengembangan gerakan lingkungan hidup, ekosistem, perubahan iklim, serta pengelolaan sampah melalui instrumen pendidikan. Program Adiwiyata dipandang strategis dalam membangun budaya kepedulian.

Dalam pemaparannya, Prof. Khirjan menekankan sejumlah poin penting. Pertama, isu lingkungan harus menjadi bagian dari substansi pendidikan. Peserta didik perlu memahami dinamika isu lingkungan secara kritis melalui pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana”, kemudian mengimplementasikannya dalam perilaku nyata. Kedua, mainstreaming Adiwiyata dalam pembelajaran dapat dilakukan melalui diversifikasi materi pada kompetensi dasar, materi, dan submateri pelajaran. Ketiga, pendidikan lingkungan memerlukan proses kontekstualisasi dan pembiasaan sejak dini agar nilai-nilai kepedulian lingkungan terinternalisasi secara efektif.

Kegiatan ini diikuti oleh 71 peserta, yang terdiri dari perwakilan Kepala SD/MI dan SMP/MTs se-Lombok Timur. Selama sesi diskusi, banyak sekolah menyampaikan minat menjalin kemitraan untuk mendapatkan pendampingan implementasi Adiwiyata. Beberapa sekolah juga mengusulkan dukungan penguatan kompetensi mata pelajaran untuk persiapan olimpiade.

Sebagai tindak lanjut, DLHK Lombok Timur mengajukan kerja sama dengan DPPM dan Unit Kerja Sama untuk menghadirkan pendampingan oleh dosen dan mahasiswa di sekolah/madrasah. DPPM menyambut positif usulan tersebut dan akan menjadikannya bagian dari pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan berwawasan lingkungan di Lombok Timur.

an lingkungan di sekolah secara berkelanjutan, sehingga membutuhkan dukungan mitra akademik.