Wamen Kemdiktisaintek Kunjungi Universitas Hamzanwadi, Dorong Penguatan Budaya Riset dan Inovasi
Pancor, 22 November 2025 — Wakil Menteri Kemdiktisaintek, Prof. Stella Christe, Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke Universitas Hamzanwadi sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja di Lombok Timur. Kehadiran Wamen disambut langsung oleh Rektor Universitas Hamzanwadi, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., beserta jajaran pimpinan dan civitas akademika di Ruang Rapat Rektorat. Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam.
Dalam sambutan pembuka, Rektor Universitas Hamzanwadi menyampaikan rasa bahagia atas kedatangan Wamen serta menegaskan komitmen universitas terhadap penguatan penelitian dan inovasi. Ia menjelaskan bahwa Universitas Hamzanwadi telah membentuk direktorat khusus untuk mengelola penelitian sebagai bentuk keseriusan institusi dalam pengembangan riset berbasis kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap kehadiran Ibu Wamen menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus berinovasi dan memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar Rektor.
Sementara itu, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Hamzanwadi, Shahibul Ahyan, memaparkan perkembangan riset universitas, termasuk prioritas program, penguatan ekosistem riset berdampak, serta tantangan yang dihadapi dosen dalam melaksanakan penelitian. Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan dukungan strategis dalam pengembangan riset di kampus.
Dalam arahannya, Wamen Kemdiktisaintek memberikan apresiasi atas capaian Universitas Hamzanwadi dalam penelitian, publikasi, dan pengabdian masyarakat. Ia menekankan pentingnya budaya riset yang inovatif dan berdampak, sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Prof. Stella mencontohkan berbagai perusahaan besar dunia lahir dari penelitian mendalam dan inovasi berkelanjutan. Ia mendorong dosen untuk meningkatkan kualitas riset serta menyelaraskan penelitian dengan kebutuhan daerah.
“Inovasi terlahir dari ide dan teknologi yang menyelesaikan masalah nyata. Riset yang kuat akan menghasilkan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wamen juga menegaskan pentingnya pengajaran berbasis riset yang mendorong mahasiswa berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah. Ia mengingatkan bahwa publikasi ilmiah merupakan bagian penting dari komunikasi akademik dan tanggung jawab dosen.
Selain itu, Wamen menekankan fleksibilitas pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, yang memungkinkan dosen berkontribusi sesuai minat dan kompetensinya. Ia juga mendorong Universitas Hamzanwadi untuk terus fokus pada riset strategis yang relevan dengan kebutuhan daerah serta membangun kemitraan dengan para pemangku kebijakan.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya: Kepala LLDIKTI Wilayah VIII, Sekda Kabupaten Lombok Timur, Ketua YPH-PPD NWDI Pancor, jajaran pimpinan Universitas Hamzanwadi, para dekan, dosen peneliti, mahasiswa, serta tim media.
